Selasa, 22 April 2014



 Kepemimpinan berarti melibatkan orang atau pihak lain yaitu para anggota, karyawan atau bawahan. para anggota, karyawan atau bawahan harus memiliki kemauan untuk menerima arahan dari pemimpin. Seorang pemimpin yang efektif adalah seseorang dengan kekuasaannya mampu menggugah pengikutnya untuk mencapai kinerja yang memuaskan, berdasarkan integritas, kredibilitas, dan karisma kepemimpinannya. , sesungguhnya di dalam situasi yang paling ekstrem sekalipun, seseorang tidak dapat dipaksa untuk melakukan suatu pekerjaan. Jikalau orang tersebut mau mengerjakan pekerjaan yang dipaksakan itu, biasanya hasil kerjanya tidak memuaskan.
            kepemimpinan dipengaruhi oleh faktor-faktor situasional, dimana pemimpin itu melaksanakan tugasnya. Faktor-faktor situasional tersebut, misalnya: jenis pekerjaan, lingkungan organisasi, karakteristik individu yang terlihat dalam organisasi tersebut. Pendekatan ini memberikan arti yang cukup banyak bagi para manajer dalam praktek yaitu dengan memasukkan pertimbangan situasi secara keseluruhan dalam rancangan kegiatan.
Berdasarkan teori ini, perilaku pememimpinan yang paling efektif adalah kepemimpinan yang disesuaikan dengan tingkat kematangan bawahan. Bahwa pemimpin yang efektif akan selalu membantu bawahan dalam perkembangan mereka, yaitu dari tidak matang menjadi matang. Aturan mainnya sungguh sederhana. Jangan berharap orang lain bersikap ramah kepada Anda jika Anda sendiri tidak ramah terhadap orang lain. Seorang pemimpin yang baik tak perlu menjadi galak untuk bisa tegas dan efektif memanajeri bawahannya. Dengan bersikap ramah, Anda akan selalu bisa melihat sisi positif dari setiap karyawan Anda dan memotivasi mereka untuk bekerja lebih baik lagi.
Kesimpulan nya seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat mengendalikan situasi, tetap tenang dalam kondisi sepanik apapun, bukan sebaliknya, duluan panik dan malah bikin panik ketika orang lain masih tenang. Akibat dari ketenangan itu, seorang pemimpin teladan akan dapat mengambil solusi yang benar, yang terbaik untuk apa yang ia pimpin, dan tidak akan terganggu oleh suasana ketidakpastian disekitarnya. Pemimpin yang bijaksana akan mengambil keputusan berdasarkan apa yang terbaik, bukan apa yang populer, atau dapat mempopulerkan dirinya sendiri.

Jumat, 27 Desember 2013

TUGAS ADMINISTRASI PERKANTORAN



NAMA:EFI SANIUS FANI
NIM    :2013210035
PRODI: ADMINISTRASI NEGARA

Seorang pemimpin harus mengetahui tentang konsep kebutuhan dasar manusia, teori motivasi, teori bekerja dalam kelompok dan ilmu perilaku. Dengan pengetahuan tersebut maka ia akan lebih bisa memahami karakter anak buah/bawahannya dan hal ini bisa membantu leader dalam menentukan tindakan apa yang harus dilakukan pada bawahan agar dapat mempengaruhi motivasi dan perilakunya agar dapa bekerja sama dalam mencapai tujuan.
      Seorang pemimpin juga harus mengetahui gaya-gaya kepemimpinan yang sesuai untuk situasi-situasi tertentu sehingga dapat mengambil sikap yang tepat dalam situasi tertentu. Leader juga harus memiliki visi yang jelas dan harus mensosialissikan dan mengkomunikasikan visi tersebut kepada bawahan sehingga bawahan bekerja bukan karena terpaksa tapi karena mereka juga menginginkan hal tersebut.
      Beberapa orang memang terlahir dengan bakat dan karakter seorang pemimpin tapi sifat dan karakter kepemimpinan bisa dipelajari dan dilatih agar dapat menjadi pemimpin yang efekif dan efisien. oleh sebab itu Kepemimpinan (leadership) yang di anggap baik adalah kepemimpinan yang berjiwakan dan perkepribadian jujur dan mampu memimpin diri sendiri, karena kejijuran merupakan awal dari sebuah keberhasilan, tepat waktu dan tidak membiarkan orang lain menunggu. Baginya waktu bagaikan pedang. Bila tak tepat waktu maka dia tidak akan memberikan keteladanan yang baik. Bila kita mampu memberikan contoh dan teladan yang baik maka orang yang di pimpin oleh anda akan tuntuk dengan kepemimpinan anda. Tetapi bila anda tak memberikan banyak contoh, lalu selalu menyalahkan bawahan anda, maka apapun yang anda katakan akan di sepelekan, maka jadilah seorang pemimpin dan bukan seorang boss.
Bila anda menjadi seorang pemimpin (leader) maka anda harus mampu dan sanggup untuk menguasai diri anda dengan baik. Tidak sombong, dan memiliki kerendahan hati, harus siap menghadapi krtikikan dari siapapun dan siap menerima kecaman dai bawahan. Tetapi yakinlah bila anda mampu memberikan keteladadan antau contoh yang baik yang baik kepada setiap bawahan anda dan kepada orang-orang yang anda pimpin, maka mereka pun akan sungkan dengan anda mereka pun akan malu jika tak seide dengan pemimpinnya