Kepemimpinan berarti melibatkan
orang atau pihak lain yaitu para anggota, karyawan atau bawahan. para anggota,
karyawan atau bawahan harus memiliki kemauan untuk menerima arahan dari
pemimpin. Seorang pemimpin yang efektif adalah seseorang dengan kekuasaannya
mampu menggugah pengikutnya untuk mencapai kinerja yang memuaskan, berdasarkan
integritas, kredibilitas, dan karisma kepemimpinannya. , sesungguhnya di dalam
situasi yang paling ekstrem sekalipun, seseorang tidak dapat dipaksa untuk
melakukan suatu pekerjaan. Jikalau orang tersebut mau mengerjakan pekerjaan
yang dipaksakan itu, biasanya hasil kerjanya tidak memuaskan.
kepemimpinan
dipengaruhi oleh faktor-faktor situasional, dimana pemimpin itu melaksanakan
tugasnya. Faktor-faktor situasional tersebut, misalnya: jenis pekerjaan,
lingkungan organisasi, karakteristik individu yang terlihat dalam organisasi
tersebut. Pendekatan ini memberikan arti yang cukup banyak bagi para manajer
dalam praktek yaitu dengan memasukkan pertimbangan situasi secara keseluruhan
dalam rancangan kegiatan.
Berdasarkan
teori ini, perilaku pememimpinan yang paling efektif adalah kepemimpinan yang
disesuaikan dengan tingkat kematangan bawahan. Bahwa pemimpin yang efektif akan
selalu membantu bawahan dalam perkembangan mereka, yaitu dari tidak matang
menjadi matang. Aturan mainnya sungguh sederhana. Jangan
berharap orang lain bersikap ramah kepada Anda jika Anda sendiri tidak ramah
terhadap orang lain. Seorang pemimpin yang baik tak perlu menjadi galak untuk
bisa tegas dan efektif memanajeri bawahannya. Dengan bersikap ramah, Anda akan
selalu bisa melihat sisi positif dari setiap karyawan Anda dan memotivasi
mereka untuk bekerja lebih baik lagi.
Kesimpulan nya seorang pemimpin yang
baik adalah pemimpin yang dapat mengendalikan situasi, tetap tenang dalam
kondisi sepanik apapun, bukan sebaliknya, duluan panik dan malah bikin panik
ketika orang lain masih tenang. Akibat dari ketenangan itu, seorang pemimpin
teladan akan dapat mengambil solusi yang benar, yang terbaik untuk apa yang ia
pimpin, dan tidak akan terganggu oleh suasana ketidakpastian disekitarnya.
Pemimpin yang bijaksana akan mengambil keputusan berdasarkan apa yang terbaik,
bukan apa yang populer, atau dapat mempopulerkan dirinya sendiri.